image article
13-September-2023
PERAN KADAR ASAM LAKTAT DALAM PENGENALAN DINI DAN MANAJEMEN SEPSIS DI UNIT PERAWATAN INTENSIF

Sepsis adalah kondisi medis serius yang dapat mengancam jiwa dan memerlukan intervensi yang cepat dan akurat. Salah satu indikator penting yang digunakan dalam pengenalan dini dan manajemen sepsis di Unit Perawatan Intensif (ICU) adalah pengukuran kadar asam laktat dalam darah. Artikel ini membahas peran krusial dari pemantauan kadar asam laktat dalam upaya pengenalan dini sepsis dan manajemen yang efektif di lingkungan ICU.

Pendahuluan

Sepsis adalah respons tubuh yang berlebihan terhadap infeksi yang dapat mengakibatkan disfungsi organ sistemik. Sepsis adalah keadaan darurat medis dan memerlukan pengenalan dan tindakan segera. Salah satu indikator kunci dalam evaluasi sepsis adalah kadar asam laktat dalam darah. Kadar asam laktat yang tinggi dapat menjadi petunjuk penting terkait disfungsi sirkulasi dan perfusi jaringan, yang merupakan karakteristik dari sepsis.

Peran Kritis Kadar Asam Laktat

1. Identifikasi Dini

Pengukuran kadar asam laktat dapat membantu dalam mengidentifikasi sepsis pada tahap awal. Kadar asam laktat yang tinggi dapat mengindikasikan bahwa pasien mengalami disfungsi sirkulasi dan perfusi jaringan, yang merupakan karakteristik dari sepsis.

2. Evaluasi Respons Terhadap Terapi

Pemantauan kadar asam laktat secara berkala dapat memberikan informasi tentang sejauh mana respons pasien terhadap terapi yang diberikan. Penurunan kadar asam laktat dapat menunjukkan efektivitas dari intervensi yang dilakukan.

3. Penilaian Prognosis

Studi telah menunjukkan bahwa kadar asam laktat awal dapat digunakan sebagai faktor prognostik untuk menilai tingkat keparahan sepsis dan potensi komplikasi yang mungkin terjadi.

Metode Pengukuran Kadar Asam Laktat

Pengukuran kadar asam laktat dapat dilakukan menggunakan analisis darah arteri atau vena. Sebagian besar rumah sakit dan unit perawatan intensif dilengkapi dengan peralatan yang mampu mengukur kadar asam laktat dengan cepat dan akurat. Apakah metode praktis untuk mengukur kadar asam laktat dalam darah?

Pengukuran kadar asam laktat, sebagai bagian dari pemantauan kasus asidosis laktat, dapat dilakukan dengan mudah dan praktis secara independen menggunakan alat uji Point of Care Test (POCT) yang handal untuk memeriksa profil asam laktat dalam darah, dikenal dengan nama Sistem Pemantauan Asam Laktat Darah THE EDGE ™. Sistem ini tidak hanya dapat digunakan oleh individu dengan diabetes melitus dan komplikasinya, asma, sepsis, dan penyakit paru obstruktif kronis, tetapi juga oleh individu sehat yang ingin memantau profil asam laktat setelah berolahraga. Oleh karena itu, Sistem Pemantauan Asam Laktat Darah THE EDGE ™ juga cocok digunakan oleh atlet dan pelatih untuk menilai kemampuan otot dengan akurat, memungkinkan atlet profesional untuk meningkatkan performa sesuai dengan harapan yang diinginkan. Berikut adalah fitur dan keunggulan dari Sistem Pemantauan Asam Laktat Darah THE EDGE ™:

  • Rentang pengukuran lebar: 6 ~ 200 mg/dL (0,7 ~ 22,2 mmol/L)

Dengan rentang pengukuran yang luas seperti ini, Sistem Pemantauan Asam Laktat Darah THE EDGE ™ sangat memudahkan pemantauan profil asam laktat dalam darah dalam kondisi rendah maupun tinggi.

  • Waktu pengukuran: 45 detik

Sistem Pemantauan Asam Laktat Darah THE EDGE ™ memberikan pembacaan profil asam laktat dalam darah dengan cepat, memungkinkan penentuan langkah selanjutnya dengan efisien.

  • Volume sampel: 3µL darah kapiler segar

Dengan menggunakan ukuran sampel yang sangat kecil dan memanfaatkan sel darah utuh, Sistem Pemantauan Asam Laktat Darah THE EDGE ™ memaparkan profil asam laktat dalam darah secara akurat, sehingga meminimalkan risiko ketidaknyamanan berlebihan selama proses pengambilan sampel darah.

Kesimpulan

Pemantauan kadar asam laktat memainkan peran kunci dalam pengenalan dini dan manajemen sepsis di unit perawatan intensif. Kadar asam laktat yang tinggi dapat memberikan indikasi keparahan sepsis, sementara penurunan kadar asam laktat dapat mengindikasikan respons terhadap terapi. Oleh karena itu, pemantauan rutin terhadap kadar asam laktat sangat penting dalam upaya meningkatkan prognosis dan hasil pasien dengan sepsis.

Referensi:

  1. Rivers E, Nguyen B, Havstad S, et al. Early goal-directed therapy in the treatment of severe sepsis and septic shock. N Engl J Med. 2001;345(19):1368-1377.

  2. Dellinger RP, Levy MM, Rhodes A, et al. Surviving Sepsis Campaign: international guidelines for the management of severe sepsis and septic shock, 2012. Intensive Care Med. 2013;39(2):165-228.

  3. Insert Kit THE EDGE ™ Blood Lactate Monitoring System.
  4. Vincent JL, Moreno R, Takala J, et al. The SOFA (Sepsis-related Organ Failure Assessment) score to describe organ dysfunction/failure. On behalf of the Working Group on Sepsis-Related Problems of the European Society of Intensive Care Medicine. Intensive Care Med. 1996;22(7):707-710.

 

Tag
Laktat
Bagikan
Artikel Terkait