Gagal ginjal pada anak merupakan kondisi serius yang perlu diwaspadai sejak dini. Lonjakan kasus Acute Kidney Injury (AKI) di Indonesia menunjukkan bahwa gangguan ginjal dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Karena kerusakan ginjal sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal, deteksi dini melalui pemeriksaan microalbumin, ACR, dan renal function menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi gangguan ginjal lebih cepat. Dengan peningkatan kesadaran, pencegahan yang tepat, serta dukungan teknologi pemeriksaan seperti Sinocare iCare-2100, pemantauan kesehatan ginjal dapat dilakukan lebih efektif sehingga risiko komplikasi serius dapat diminimalkan.
Waspadai gigitan Aedes aegypti penyebab dengue. Kenali gejala, lakukan pencegahan lingkungan, dan manfaatkan deteksi dini rapid test untuk membantu penanganan cepat serta melindungi keluarga dari risiko DBD.
Menjaga gula darah tetap stabil saat puasa Ramadhan penting untuk mencegah hipoglikemia dan hiperglikemia, terutama bagi individu dengan diabetes atau risiko gangguan gula darah. Persiapan sebelum puasa, pola makan seimbang saat sahur dan berbuka, serta kebiasaan cek gula darah mandiri membantu mendeteksi perubahan kadar gula sejak dini dan menjaga keamanan puasa.
Ketosis pada sapi perah merupakan gangguan metabolik yang sering tidak terdeteksi namun dapat menurunkan produksi susu dan performa ternak secara signifikan. Deteksi dini melalui pemeriksaan keton darah (BHBA) serta manajemen nutrisi yang tepat sangat penting untuk mencegah kerugian dan menjaga produktivitas peternakan tetap optimal.
Ketosis pada sapi perah merupakan gangguan metabolik yang sering tidak terdeteksi namun dapat menurunkan produksi susu dan performa ternak secara signifikan. Deteksi dini melalui pemeriksaan keton darah (BHBA) serta manajemen nutrisi yang tepat sangat penting untuk mencegah kerugian dan menjaga produktivitas peternakan tetap optimal.
Hari Kesehatan Nasional diperingati setiap tanggal 12 November setiap tahun. Setiap orang dapat berperan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, PT Isotekindo juga tak ketinggalan berperan dalam peningkatan kesadaran kesehatan dengan menyediakan berbagai jenis alat kesehatan yang dapat digunakan untuk pemakaian pribadi maupun dipakai di fasilitas kesehatan.
Kebiasaan merokok tidak hanya menjadi masalah pada orang dewasa tetapi juga merajalela di kalangan anak-anak dan remaja. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya prevalensi merokok pada penduduk usia 10-18 tahun. Sejak 1988, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menggunakan ikon eksternal “Hari Tanpa Tembakau Sedunia” untuk menyoroti efek berbahaya dari rokok dan produk tembakau lainnya pada kesehatan seseorang secara keseluruhan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa pada temuan kasus hepatitis akut yang menjangkit anak-anak di 12 negara di Eropa, Amerika, dan juga Asia sejak 15 April 2022. Kementerian Kesehatan Indonesia juga turut menginvestigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini. Selama masa investigasi masyarakat diimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan.
Sinar UV dalam rentang panjang gelombang dari 200 hingga 300 nm memiliki efek desinfektan. Sinar UV akan diserap oleh DNA mikroorganisme, menghancurkan strukturnya dan menonaktifkan sel-sel hidup. Dalam hitungan detik radiasi UV-C (UVGI) membuat virus, bakteri, ragi dan jamur menjadi tidak berbahaya. Jika intensitas penyinaran cukup tinggi, disinfeksi UV adalah metode yang andal dan ramah lingkungan, karena penambahan bahan kimia tidak diperlukan.
Tanda dan gejala penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) dapat muncul 2 hingga 14 hari setelah terpapar. Gejala awal COVID-19 mungkin termasuk kehilangan rasa atau penciuman, atau juga dikenal sebagai anosmia. Istilah "anosmia" mengacu pada hilangnya total indera penciuman. Kondisi ini mempengaruhi kemampuan Anda untuk mendeteksi bau.
Pengambilan sampel secara swab sangat populer saat ini, khususnya dalam diagnosa COVID-19 yang menggunakan PCR. Namun sebenarnya pengambilan sampel secara swab tidak hanya untuk kasus COVID-19 saja, melainkan juga untuk berbagai jenis virus maupun mikroorganisme lain di berbagai lokasi pengambilan misalnya dari rongga mulut, rongga hidung bahkan anus.
Virus COVID-19 baru disebut sebagai SARS-CoV-2 yang masuk ke dalam tubuh dapat terdeteksi oleh sistem imunitas tubuh dan menyebabkan sistem imun memproduksi antibodi untuk memusnahkannya. Keberadaan antibodi untuk membasmi virus COVID-19 bisa dideteksi melalui rapid test antibodi.Produk ini merupakan tes cepat immunochromatographic assay yang menggunakan kombinasi partikel berwarna berlapis antigen SARS-COV-2 untuk mendeteksi antibodi IgG dan IgM terhadap SARS-CoV-2 dalam whole blood, serum, atau plasma. Produk ini dapat mendeteksi infeksi primer dan sekunder dari SARS-CoV-2.
Selain tes PCR, rapid test juga kerap digunakan sebagai pemeriksaan awal COVID-19. Sesuai namanya, hasil rapid test bisa langsung diketahui dalam waktu yang singkat, biasanya hanya sekitar beberapa menit atau paling lama 1 jam untuk menunggu hasil pemeriksaan keluar. Tes antigen biasanya digunakan dalam diagnosis patogen pernapasan, termasuk virus influenza.