Kenali risiko TBC di lingkungan sekolah, faktor penularan, pentingnya skrining dini, serta peran pemeriksaan dalam membantu mendeteksi TBC secara lebih cepat.
Pelajari bagaimana pembersihan dan desinfeksi yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kontaminasi dalam produksi pangan. Temukan praktik sanitasi terbaik serta pertimbangan utama dalam memilih disinfektan guna mendukung keamanan pangan dan kualitas produk.
Idul Adha menjadi momen yang identik dengan kebersamaan, berbagi, serta beragam hidangan olahan daging kurban yang menggugah selera. Mulai dari sate, gulai, rendang, hingga tongseng, menu khas Idul Adha sering hadir di meja makan keluarga. Namun di balik kenikmatannya, konsumsi daging berlebihan tanpa pola makan seimbang juga dapat berdampak pada kesehatan, terutama terkait risiko penyakit metabolik seperti kolesterol tinggi, asam urat, dan hipertensi.
Skrining ibu hamil merupakan langkah penting dalam deteksi dini risiko kehamilan, termasuk anemia, diabetes gestasional, dan infeksi seperti sifilis. Pemeriksaan yang dilakukan sejak trimester pertama dan secara rutin sesuai rekomendasi World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dapat membantu mencegah komplikasi serius serta meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.
Dengan dukungan teknologi skrining yang cepat dan praktis, tenaga kesehatan—terutama bidan—dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal. Oleh karena itu, skrining kehamilan tidak hanya penting, tetapi menjadi kunci dalam menciptakan kehamilan yang sehat, aman, dan terpantau dengan baik.
Tren konsumsi minuman manis yang meningkat menjadi faktor utama naiknya risiko diabetes di Indonesia, termasuk pada usia muda. Dengan membatasi asupan gula, menerapkan gaya hidup sehat, dan rutin cek gula darah, risiko diabetes dapat dicegah sejak dini.
Hari Kesehatan Nasional diperingati setiap tanggal 12 November setiap tahun. Setiap orang dapat berperan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, PT Isotekindo juga tak ketinggalan berperan dalam peningkatan kesadaran kesehatan dengan menyediakan berbagai jenis alat kesehatan yang dapat digunakan untuk pemakaian pribadi maupun dipakai di fasilitas kesehatan.
Kebiasaan merokok tidak hanya menjadi masalah pada orang dewasa tetapi juga merajalela di kalangan anak-anak dan remaja. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya prevalensi merokok pada penduduk usia 10-18 tahun. Sejak 1988, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menggunakan ikon eksternal “Hari Tanpa Tembakau Sedunia” untuk menyoroti efek berbahaya dari rokok dan produk tembakau lainnya pada kesehatan seseorang secara keseluruhan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa pada temuan kasus hepatitis akut yang menjangkit anak-anak di 12 negara di Eropa, Amerika, dan juga Asia sejak 15 April 2022. Kementerian Kesehatan Indonesia juga turut menginvestigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini. Selama masa investigasi masyarakat diimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan.
Sinar UV dalam rentang panjang gelombang dari 200 hingga 300 nm memiliki efek desinfektan. Sinar UV akan diserap oleh DNA mikroorganisme, menghancurkan strukturnya dan menonaktifkan sel-sel hidup. Dalam hitungan detik radiasi UV-C (UVGI) membuat virus, bakteri, ragi dan jamur menjadi tidak berbahaya. Jika intensitas penyinaran cukup tinggi, disinfeksi UV adalah metode yang andal dan ramah lingkungan, karena penambahan bahan kimia tidak diperlukan.
Tanda dan gejala penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) dapat muncul 2 hingga 14 hari setelah terpapar. Gejala awal COVID-19 mungkin termasuk kehilangan rasa atau penciuman, atau juga dikenal sebagai anosmia. Istilah "anosmia" mengacu pada hilangnya total indera penciuman. Kondisi ini mempengaruhi kemampuan Anda untuk mendeteksi bau.
Pengambilan sampel secara swab sangat populer saat ini, khususnya dalam diagnosa COVID-19 yang menggunakan PCR. Namun sebenarnya pengambilan sampel secara swab tidak hanya untuk kasus COVID-19 saja, melainkan juga untuk berbagai jenis virus maupun mikroorganisme lain di berbagai lokasi pengambilan misalnya dari rongga mulut, rongga hidung bahkan anus.
Virus COVID-19 baru disebut sebagai SARS-CoV-2 yang masuk ke dalam tubuh dapat terdeteksi oleh sistem imunitas tubuh dan menyebabkan sistem imun memproduksi antibodi untuk memusnahkannya. Keberadaan antibodi untuk membasmi virus COVID-19 bisa dideteksi melalui rapid test antibodi.Produk ini merupakan tes cepat immunochromatographic assay yang menggunakan kombinasi partikel berwarna berlapis antigen SARS-COV-2 untuk mendeteksi antibodi IgG dan IgM terhadap SARS-CoV-2 dalam whole blood, serum, atau plasma. Produk ini dapat mendeteksi infeksi primer dan sekunder dari SARS-CoV-2.
Selain tes PCR, rapid test juga kerap digunakan sebagai pemeriksaan awal COVID-19. Sesuai namanya, hasil rapid test bisa langsung diketahui dalam waktu yang singkat, biasanya hanya sekitar beberapa menit atau paling lama 1 jam untuk menunggu hasil pemeriksaan keluar. Tes antigen biasanya digunakan dalam diagnosis patogen pernapasan, termasuk virus influenza.