Kenali risiko TBC di lingkungan sekolah, faktor penularan, pentingnya skrining dini, serta peran pemeriksaan dalam membantu mendeteksi TBC secara lebih cepat.
Pelajari bagaimana pembersihan dan desinfeksi yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kontaminasi dalam produksi pangan. Temukan praktik sanitasi terbaik serta pertimbangan utama dalam memilih disinfektan guna mendukung keamanan pangan dan kualitas produk.
Idul Adha menjadi momen yang identik dengan kebersamaan, berbagi, serta beragam hidangan olahan daging kurban yang menggugah selera. Mulai dari sate, gulai, rendang, hingga tongseng, menu khas Idul Adha sering hadir di meja makan keluarga. Namun di balik kenikmatannya, konsumsi daging berlebihan tanpa pola makan seimbang juga dapat berdampak pada kesehatan, terutama terkait risiko penyakit metabolik seperti kolesterol tinggi, asam urat, dan hipertensi.
Skrining ibu hamil merupakan langkah penting dalam deteksi dini risiko kehamilan, termasuk anemia, diabetes gestasional, dan infeksi seperti sifilis. Pemeriksaan yang dilakukan sejak trimester pertama dan secara rutin sesuai rekomendasi World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dapat membantu mencegah komplikasi serius serta meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.
Dengan dukungan teknologi skrining yang cepat dan praktis, tenaga kesehatan—terutama bidan—dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal. Oleh karena itu, skrining kehamilan tidak hanya penting, tetapi menjadi kunci dalam menciptakan kehamilan yang sehat, aman, dan terpantau dengan baik.
Tren konsumsi minuman manis yang meningkat menjadi faktor utama naiknya risiko diabetes di Indonesia, termasuk pada usia muda. Dengan membatasi asupan gula, menerapkan gaya hidup sehat, dan rutin cek gula darah, risiko diabetes dapat dicegah sejak dini.
Salah satu dampak serius dari paparan udara yang tercemar adalah peningkatan risiko terkena kanker paru-paru. Partikel kecil yang terhirup dalam udara dapat meresap ke dalam paru-paru dan meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. Pemahaman akan pengaruh kualitas udara terhadap risiko kanker paru-paru menjadi penting dalam upaya pencegahan dan perlindungan kesehatan.
PPOK melibatkan penyempitan saluran pernapasan jangka panjang, yang umumnya disebabkan oleh bronkitis kronis dan emfisema. Faktor risiko utama PPOK melibatkan kebiasaan merokok, paparan asap rokok pasif, serta paparan polusi. Bulan Kesadaran PPOK 2023 diharapkan menjadi momen penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit ini.
Meningkatnya angka kejadian penyakit pernapasan, terutama menyerang anak-anak di Tiongkok. Hal ini meningkat karena pencabutan pembatasan COVID-19 dan datangnya musim dingin, dan karena beredarnya patogen yang diketahui seperti influenza, Mycoplasma pneumoniae, Respiratory Syncytial Virus (RSV), SARS-CoV-2. Kasus pneumonia yang “misterius” ini menarik perhatian dunia.
Pneumonia adalah peradangan pada paru yang disebabkan oleh infeksi, bisa disebabkan oleh bakteri, virus, hingga jamur. Peradangan paru ini dapat menyebabkan anak kekurangan oksigen karena proses pertukaran oksigen akan terganggu. Pneumonia pada anak dapat dideteksi dengan melihat gejalanya, yaitu jika anak menunjukkan gejala batuk, demam, napas menjadi cepat, tampak kesulitan menarik napas, atau tampak tarikan dinding dada saat bernapas, maka harus diwaspadai pneumonia.
Humidifier dapat memberikan kelembaban tambahan yang sangat diperlukan terutama saat udara terasa kering. Udara yang terlalu kering dapat menyebabkan berbagai masalah penyakit seperti batuk & pilek. Menjaga kelembaban udara di dalam ruangan pada tingkat yang sehat dapat membantu mencegah masalah pernapasan.
Polusi udara adalah ancaman lingkungan terbesar bagi kesehatan masyarakat secara global. Polusi perumahan, bahan bakar fosil, transportasi, pembakaran limbah, industri kimia dan pertambangan adalah sumber utama polusi udara buatan manusia secara global yang mencemari udara. Polusi udara dan perubahan iklim terkait erat karena semua polutan utama berdampak pada iklim. Meningkatkan kualitas udara akan membawa manfaat bagi kesehatan, pembangunan, dan lingkungan.
Merokok meninggalkan bau serta racun pada baju, ruangan dan benda disekitar perokok. Hal ini membahayakan anggota keluarga lainnya karena memiliki kontak erat dengan perabotan rumah yang sudah terkontaminasi berbagai zat beracun yang berasal dari rokok.
Kualitas udara dalam ruangan (IAQ/Indoor Air Quality) terutama di fasilitas kesehatan sangat penting untuk diperhatikan, tidak hanya untuk kenyamanan tetapi juga untuk kesehatan pasien serta tenaga kesehatan yang bertugas. Kualitas udara dalam ruangan yang buruk dapat berdampak bagi kesehatan.
Latihan penciuman (Olfactory training/Smell Training) merupakan salah satu pilihan perawatan non-farmakologis dan non-bedah untuk pasien dengan disfungsi penciuman. Pasien yang menjalani pelatihan penciuman akan melatih diri mereka untuk mencium 4 bau berbeda, dua kali sehari selama setidaknya 24 minggu.